Selasa, 26 Oktober 2010

The Legend of Megalodon-Benarkah Makhluk tersebut Muncul di Jepang lewat Rekaman Video?

saya akan memperlihatkan sebuah video.Video tersebut memperlihatkan sekelompok ikan yang terlihat panik karena kedatangan hiu yang sangat besar. Ketika saya melihat video tersebut, saya teringat dengan Hiu Legendaris yang konon adalah Hiu terbesar dalam sejarah : Hiu Megalodon.





Menurut Wikipedia Indonesia, Megalodon (atau Megatooth yang berarti gigi raksasa) merupakan sebuah spesies hiu purba raksasa. Hidup antara 20 sampai 1, 2 juta tahun yang lalu. Konon, hiu ini berukuran lebih besar daripada sebuah kapal pesiar. Ukuran dari makhluk ini masih menjadi kontroversi. Meskipun begitu, para ahli sains mengatakan bahwa ukuran hiu ini lebih besar dari Hiu Paus (Rhincodon typus). Klik di sini untuk melihat video Whale Shark dari National Geographic.



Setelah Whale Shark, ada lagi Basking Shark, hiu terbesar kedua setelah Whale Shark. Berikut adalah gambarnya.



Dari web San Diego Natural History Musem dan National Geographic, menyebutkan bahwa penelitian modern para ahli menyakini bahwa Megalodon memiliki panjang sekitar 15, 25 meter atau 50 kaki (sedangkan Whale Shark 12, 50 meter). Sangat berbeda seperti yang diteorikan oleh para ahli ketika melihat gigi Megalodon untuk pertama kali (80 kaki).  Masih menurut San Diego Natural History Museum, gigi  Megalodon ditemukan di beberapa tempat seperti di Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Australia, India, Jepang,  dan Afrika dan  sepertinya memang makhluk ini berada di seluruh belahan Bumi.



Dari gambar diatas, kita bisa melihat perbandingan ukuran Megalodon dengan hiu lainnya. Megalodon digambarkan berwarna abu-abu (panjang maksimum) dan merah, sedangkan ukuran Whale Shark (Hiu Paus) adalah yang violet, dan yang terakhir adalah Hiu Putih Raksasa (Great White Shark) yang digambarkan dengan warna hijau.

Rekonstruksi oleh Bashford Dean pada tahun 1909

Ukuran gigi Megalodon

Koleksi gigi Megalodon di lokasi yang diduga sarangnya di dalam Formasi Gatun di Panama

 Rekonstruksi rahang yang dipamerkan di American Museum of National Histori

Rekonstruksi kerangka yang menggambarkan Megalodon


Jika kita melihat perbandingan ukuran Megalodon dengan dua jenis hiu yang sudah saya sebutkan diatas (Great White Shark dan Whale Shark), kita akan mendapati bahwa Megalodon digambarkan menyerupai Great White Shark. Hal itu tidak lepas dari kontroversi yang mengatakan bahwa Great White Shark ada kedekatan dengan Megalodon. Sedangkan yang lainnya menyebutkan bahwa Great White Shark adalah Megalodon tersebut. Karena itu lah Megalodon lebih disebut C. Megalodon. Namun, penelitian memunjukkan bahwa C untuk C. Megalodon adalah dari Carcharodon (genus dari Great White Shark) Sehingga akhirnya, diputuskanlah bahwa Carcharodon Megalodon lah yang lebih tepat, karena adanya kesamaan morfologi antara Great White Shark dan Megalodon. Jadi, kita sudah tahu alasan mengapa pada diagram perbandingan ukuran tersebut, C. Megalodon terkesan seperti Great White Shark. Selain, itu, ada alasan lagi yang mengatakan bahwa Great White Shark sudah ada sejak dahulu kala. 


Nah, bagi yang tidak sabar untuk melihat video yang diberikan teman saya, silahkan melihat di sini
Fantastik sekali bukan videonya! Mungkin sebagian dari pembaca yang melihat video tersebut sangat terkesima dengan wajah hiu yang mengerikan tersebut. Dan bagi Anda yang mungkin tidak ingin berlama-lama melihat video tersebut, saya sudah sediakan potongan gambanrnya yang saya dapat di google.



Semula, ketika saya melihat video yang menampakkan gambar nomor dua, saya berpikir bahwa itu adalah Megamouth. 


Wah Megamouth!? Apalagi itu?


Jika Megalodon adalah Megatooth (gigi besar) maka ada hiu yang bernama Megamouth. Tapi hiu ini bukanlah hiu yang suka membual (bermulut besar). 

Tapi ternyata, kepala hiu di video tersebut sama sekali tidak menyerupai Megamouth. Dan berikut adalah gambar dari Megamouth




Dan berikut adalah video dari Megamouth. Klik di sini. Untuk keterangan dari Megamouth dari wikipedia, bisa Anda lihat di sini


Lalu hiu apakah yang terekam di video dari Jepang tersebut?


Penjelasan :


Ketika melihat video di youtube, untuk memastikan apakah video itu real atau tidak, Anda bisa memperhatikan komentar-komentar yang merujuk pada video yang sedang Anda lihat. Memang, banyak sekali kata-kata kotor yang keluar dari berbagai orang. Nah, ketika melihat video hiu dari Jepang tersebut, ada komentator yang mengatakan bahwa itu adalah Greenland Shark. Apakah Greenland Shark itu? Greenland Shark (Sleeper Shark) adalah hiu laut dalam yang hidup di kedalaman 2000 meter. Hiu yang termasuk dalam genus Somniosus tersebut, tersebar di beberapa wilayah. Dan berikut adalah peta persebaran hiu tersebut :


"Tapi kok tidak ada yang menunjukkan bahwa hiu di video tersebut adalah Greenland Shark ya? Karena tidak adanya indikator yang menunjukkan Jepang termasuk dalam penyebaran Greenland Shark!"


Nah, di sinilah letak masalah tersebut!


Ketika melihat video hiu dari Jepang tersebut, judul teksnya bertuliskan huruf Jepang. Seperti inilah huruf-hurufnya : 
深海の巨大サメ オンデンザメ


Saya mencopy judul tersebut, dan menaruhnya pada Google Translate, dan jadilah kata tersebut sebagai berikut:


Inggris : Deep-Sea Shark Ondenzame


Indonesia : Hiu Laut Ondenzame


Ketiak saya mencari nama Ondenzame tersebut, saya menemukan web Universal Fish Catalogue yang menyebutkan bahwa Ondenzame adalah nama Jepang untuk sebuah spesies hiu. Lalu hiu apakah yang dimaksud? Jawabanya adalah :


PACIFIC SLEEPER SHARK!


Dan memang namanya sudah tertulis di samping tulisan Jepang tersebut dibagian judul. Hiu yang panjangnya mampu mencapai 7 meter ini, adalah hiu yang masih satu famili dengan Greenland Shark (Somniosidae). Ada sebuah video yang saya duga adalah lanjutan dari video hiu dari Jepang tersebut. Dan kita bisa mendengar komentatornya berkata "Ondenzame, Ondenzame" berkali-kali. Klik di  sini untuk melihat video tersebut. Analisa singkat saya tersebut hanya ingin membuktikan bahwa video hiu di Jepang tersebut bukanlah asli Megalodon. 

Hiu Pacific Sleeper Shark yang tertangkap

Berikut adalah peta persebaran Ondenzame atau Pasific Sleeper Shark. Dan kali ini, Jepang termasukdalam persebarannya.


Nah, kita kembali kepada pertanyaan mengenai Megalodon. 


Jadi, apakah Megalodon itu benar-benar ada?
Ataukah itu hanyalah sebuah fosil gigi dari hiu Great White Shark?
Jika memang bukan, gigi hiu apakah yang begitu besar hingga nyaris dua meter dan bisa membunuh manusia hanya dengan satu gigi saja?

Ada satu pernyataan yang harus diingat, jika cumi-cumi raksasa sudah ditemukan, dan beberapa kemunculan "monster" danau banyak dilaporkan, maka tidak menutup kemungkinan hewan-hewan berukuran raksasa masih berada di muka Bumi. Jauh di kedalaman laut sana, masih tersembunyi makhluk-makhluk yang belum diketahui manusia. 



Senin, 25 Oktober 2010

Narwhal Sang Paus Unicorn

Babi liar bertaring tentu bukan hal yang unik lagi. Walrus bertaring, tentu juga sudah banyak yang tahu. Tapi bagaimana jika ikan paus bertanduk? Saya rasa belum banyak orang yang mengenalinya.

Perkenalkanlah, Narwhal, si Ikan Paus Bertanduk!


Narwhal (Monodon monoceros)


Adalah paus bergigi berukuran sedang yang hidup sepanjang tahun di Kutub Utara. Menurut taksonnya, Narwhal masih berkerabat dekat dengan Paus Beluga. 


 Harap diketahui bahwa Paus Beluga dan Lumba-lumba tidaklah sama

 Narwhal juga termasuk satu dari sekian banyak hewan yang telah di takson oleh Carolous Linneaus dalam bukunya Systema Naturae.


Tentang Nama
Narwhal berasal dari bahasa German utara (Old Norse) "nar" yang berarti mayat, karena warnanya yang kelabu dan seperti "warna" pelaut yang tenggelam. Sedangkan nama ilmiah dari Monodon monoceros berasal dari bahasa Yunani, memiliki arti satu gigi-satu tanduk.



Deksripsi
Pejantan Narwhal mempunyai berat diatas 1600 kg, sedangkan yang betina sekitar 1000 kg. Pigmentasi bewarna pola hitam dan putih gelap. Gelap saat mereka baru lahir, namun mereka menjadi bewarna putih seiring bertambahnya usia mereka.

Yang paling mengesankan paus ini dengan paus yang lain adalah adanya "tusk" atau tanduk pada bagian depannya yang mampu  mencapai 3 meter panjangnya, panjang yang hampir setara dengan panjang tubuhnya (3-4 meter).


Saya menyebutkan tusk dengan tanduk, karena arti tusk sendiri beragam. Ada yang mengatakan tanduk, ada pula yang mengatakan gading, malah ada pula yang mengatakan tonjolan. Namun saya akan menyebut tusk di sini dengan arti tanduk.


Sekitar satu dari lima ratus pejantan memiliki dua tanduk seperti yang telah diawetkan di Musem Zoologisches di Hamburg yang gambarnya ada di sebelah kiri. Tapi pada umunya, para pejantan hanya memiliki satu tanduk. Sedangkan yang betina sangat jarang sekali memproduksi tanduk. Kalaupun ada yang bertanduk, pasti tanduknya tidak akan sepanjang tanduk pejanan. Walaupun begitu, pernah sekali diketemukan seekor betina mempunya dua tanduk.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa tanduk pada Narwhal memang menunjukkan jenis kelamin. Karena selama ini, tidak pernah diketemukan Narwhal menggunakan tanduknya sebagai alat pertahan diri, bertarung, maupun membelah es. Selain itu, diduga pula tanduk Narwhal digunakan sebagai sensor. Namun, kedua simpulan diatas agaknya masih belum menjawab apa fungsi "sesungguhnya" dari tanduk Narwhal.

Adapaun yang mengatakan "tusk" pada Narwhal adalah gigi yang tumbuh mencuat melalui rahang bagian atasnya. 

Narwhal dalam Legenda
Cerita mengenai kuda bertanduk Unicorn telah mengisnpirasi sebagian orang. Bermula dari seorang fisikawan asal Yunani abad ke-8, Ctesias. Ctesias bercerita mengenai sebuah makhluk yang memiliki tanduk selayaknya badak. Tanduk itupun dipercaya mempunyai kekuatan magis. Lantas diburulah badak untuk diambil tanduknya.




Lalu, seorang penulis Romawi, Claudius Aelianus, merubah persepsi tanduk "Unicorn" bukan lagi tanduk badak, melainkan gigi Narwhal. Begitu tanduk Unicorn dirubah persepsinya menjadi tanduk spiral, maka diburu-lah gigi Narwhal yang mempunyai tusk berbentuk spiral panjang.

Narwhal tusk yang dianggap sebagai tanduk Unicorn

Makanan mereka adalah cumi-cumi Gonatus, ikan Cod kutub dan Artic, Shrimp, dan Greenland Halibut.

Mereka biasa berenang berkelompok. Mereka berenang terutama di daerah Rusia Artik dan Atlantik. Sedangkan pada individu ditemukan didaerah Teluk Hudson, Selat Hudson, dan Teluk Baffin.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 75.000 Narwhal dan biasanya mereka terkosentrasi di Utara Kanada dan Greenland bagian barat.


Peta Persebaran Narwhal (biru)

Adalah suku Inuit yang sudah lama sekali menjadi pengembang biak populasi Narwhal hingga ribuan tahun lamanya. Sungguh mengesankan!



Tapi, karena dasarnya manusia, mereka menangkar Narwhal hanya untuk dimakan dagingnya serta diambil tanduknya hingga saat ini.


Apakah Benar ditemukan Plesiosaurus di Rusia?

Berita ini mungkin bukanlah hal baru dikalangan pengamat cryptozoology. Sebuah bangkai dari makhluk aneh yang tidak diketahui identitasnya ditemukan di Rusia, tepatnya di pantai Sakhalin.




Sayangnya, saya tidak mengetahui kapan pastinya makhluk ini ditemukan. Mungkin sudah ada tanggalnya, tapi barangkali saya yang kurang teliti. Tapi jika kita melihat komen pertama dari artikel di englishrussia.com, maka besar kemungkinan makhluk ini ditemukan dan difoto pada sekitar tahun 2006.

Makhluk ini ditemukan oleh seorang tentara Russia. Mengenai tempat ditemukannya bangkai tersebut, Sakhalin merupakan bagian paling Timur dari Russia, dekat dengan Jepang (orang Jepang menyebutnya dengan Karafuto), dan disebalah utara dari laut Filipina. 


Kembali mengenai bangkai makhluk diatas, sumber menyebutkan bahwa makhluk tersebut bukanlah ikan, karena dilihat dari bentuk tulang dan giginya.

Perhatikan giginya (1)

 Perhatikan giginya (2)

 Bandingkan dengan beberapa rahang hiu

 Rahang Ikan Megamouth

Gigi Hiu Putih

Web cryptoloogy Cryptomundo.com menyimpulkan bahwa makhluk tersebut, daripada mirip ikan, lebih condong kepada bentuk buaya. 

Nah, sekarang kita lihat kerangka dan tulang kepala buaya.

Buaya dan kulitnya

Kepala Buaya

Bandingkan dengan kepala bangkai hewan misterius ini



Saya pribadi kurang "merasa" yakin kalau bangkai tersebut adalah bangkai buaya. Karena menurut peta persebaran buaya, baik yang buaya akuatik maupun buaya darat (tidak ada hubungannya dengan lagu maupun istilah lelaki ya), bahwa tidak ada buaya di kawasan Rusia. Berikut adalah peta persebaran buaya di dunia


Tapi, kalau "buaya" yang lain, memang ada di Rusia. Tidak percaya? Baiklah akan saya perkenalkan "buaya" Rusia. Memperkenalkan, Mi-24 Choper, The Flying Russian Crocodile!


Masalahnya adalah, anak TK pun tahu kalau bangkai di Shakalin adalah bukan bangkai helikopter!

Jika bukan bangkai ikan, buaya, terlebih lagi bangkai helikopter, lantas makhluk apakah itu?

Ada dua kemungkinan terbesar mengenai siapa gerangan makhluk malang yang tewas tersebut.

A. Plesiosaurus
Ada yang mengkaitkan makhluk tersebut dengan plesiosaurus. Nah, jika kita bernostalgia sedikit, ada sebuah foto yang memperlihatkan sosok yang "diduga" adalah bangkai plesiosaurus, dan sosok itu ditemukan di perairan Jepang, yang ditangkap oleh Zuiyo-maru pada tanggal 25 April 1977.

Ingat, Sakhalin dekat sekali dengan Jepang

Masalahnya ialah, apakah benar bangkai yang ditangkap ole Zuiyo-maru adalah "asli" Plesiosaurus?

Plesiosaurs Jepang sebenarnya adalah Basking Shark?

Sebuah penjelasan lain mengenai bangkai makhluk yang diduga adalah Plesiosaurus dari Jepang 1977 memberikan "pandangan baru" tentang apa sebenarnya makhluk itu. Sekarang kita bandingkan mengenai bangkai Plesiosaurus Jepang dengan Basking Shark. Berikut adalah foto yang saya dapat dari Forgetomori.com.


Dan untuk penjelasannya, Anda bisa membacanya di sini


Kalau Plesiosaurus Jepang sudah terpecahkan, berarti ada baiknya kita bandingkan dengan Plesiosaurus yang asli.

Plesiosaurus (asli)
Dari wikipedia, disebutkan Plesiosaurus adalah sebagai berikut : 
  • Hewan karnivora akuatik
  • Reptil
  • Dibagi kedalam tiga jenis: Berleher panjang (elasmosaurus), bentuk leher pendek (polycotylid form) dan takson terbanyak yang meliputi pliosaurus
  • Dibagi kedalam dua jenis menurut oceanofkansas.com : berleher panjang (elasmosaurus) dan berleher pendek (pliosaurids)

Nah, mari kita batasi penyeledikian kita dengan melihat bentuk kerangka bangkai Sakhalin untuk menentukan Plesiosaurs yang manakah dia:


Dilihat dari bentuk kerangkanya, jelas sekali kalau dia Plesiosaurs yang berleher pendek atau termasuk yang kedalam jenis Pliosaurid (andaikan ia memang Plesiosaurus). Tapi jika ada pembaca yang penasaran dengan sepanjang apa sih leher Plesiosaurus berleher panjang, akan saya sertakan fotonya. Tapi bukan dari foto box ya, yang jelas dari wikipedia.

Kerangka menakjubkan ini adalah milik Futabasaurus, salah satu jenis Plesiosaurus yang berleher panjang.

Ini bukan Futaba, tapi Fukuda yang kadang dipakai untuk mengangkut elpiji 3kg. Terkadang nama Jepang sulit dibedakan dan diingat.


Berikut adalah kerangka dari beberapa jenis plesiosaurus yang berleher pendek :
  • Dolichorhynchops



Bandingkan dengan kerangka bangkai Sakhalin

 
Tulang belakangnya terlihat lebih panjang
  • Trinacromerum
Perhatikan bentuk kepala dan susunan gigi

Perhatikan pula perbandingannya dengan ukuran tubuh manusia


Bandingkan dengan kerangka bangkai Sakhalin

Perhatikan susunan giginya. Sepertinya tidak sebanyak Trinacromerum

Perhatikan perbandingan ukurannya dengan orang dewasa! Jelas lebih panjang daripada Trinacromerum. Demikian juga perbandingan tulang belakangnya. Jelas berbeda dengan Trinacromerum

Hampir semua Plesiosaurs memiliki susunan gigi dalam jumlah banyak, seperti halnya reptil, terlebih seperti halnya buaya.



 Gigi Plesiosaurus, Kronosaurus

Di samping itu, hampir sebagian reptil air seperti Pliosaurid ditemukan di Inggris, Meksiko, Amerika Selatan, Australia dan wilayah Artic dekat Norway.

Nah, sekarang kita menuju kemungkinan terbesar kedua. Jika pembaca melihat profil bangkai Sakharlin, maka akan terlintas di benak kita bahwa makhluk itu sejatinya berwujud menakutkan. Namun, setelah menyimak kemungkinan kedua dari wujud asli bangkai Sakhalin, Anda mungkin akan berpikir dua kali untuk beranggapan bahwa wujud aslinya se-menyeramkan bangkainya. Inilah kemungkinan terbesar kedua dari bangkai Sakharin!

B. Paus Beluga


Dari sekian jenis paus, mungkin Narwhal dan Beluga inilah yang jarang kita lihat bentuknya. Memperkenalkan, salah satu paus yang paling lucu dan bermuka paling innocent!


Paus Beluga dikenal pula dengan sebutan Paus Putih. Mamalia air ini dijuluki pula sebagai (burung) Kenari Laut (sea canary), karena memiliki pitch "kicauan" yang tinggi.

Lihat, dia bersahabat dengan manusia!


 
Beluga pun narsis?

Bahkan ia "tersenyum" ketika ia diberi makan


Kelucuan tadi akan sirna setelah melihat bangkai dibawah ini

Benarkah bangkai Sakharin memang bangkai paus Beluga?


Ide mengenai bahwa bangkai Sakhalin adalah bangkai Beluga berasal dari komentator di web Cryptomundo. Beluga dewasa mampu memiliki panjang 5.5 meter untuk pejantan, sedangkan sekitar 4.1 meter untuk betina. Ukurannya memang lebih besar dari kebanyakan lumba-lumba. 


Nah, mari kita lihat seperti apakah kerangka Beluga!




Bandingkan dengan yang ini:

Tengkorak Beluga

Bangkai Sakhalin

Terlihat banyak kemiripan...


Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa Beluga mempunyai panjang kurang lebih 5.5 meter. Jika benar demikian, maka panjangnya akan kurang lebih sama dengan panjang bangkai Sakhalin.



Lalu bagaimanakah dengan habitat Paus Beluga?
Rupanya paus ini pun juga tersebar di daerah sekitar Rusia, bahkan disekitar Sakhalin. Pada peta persebarannya dari wikipedia, kita bisa melihat di daerah mana saja penyebaran Beluga



Jadi apakah misteri Plesiosaurs Rusia telah terpecahkan?
Kalau menurut saya pribadi, semula saya memang melihatnya sebagai bangkai Plesiosaurus, tapi saya pribadi sekarang menyakini kalau bangkai itu bangkai Paus Beluga setelah saya melihat banyak ketidak samaan bangkai Sakhalin dengan Plesiosaurus, dan sebaliknya, saya melihat banyak kesamaan antara tengkorak Beluga dengan tengkorak bangkai Sakhalin. Dan menurut saya pribadi, memang sudah terpecahkan.


Jika benar itu adalah Beluga, lantas apakah yang membuat dia mati lalu terdampar?


Ada tiga kemungkinan, ia dimakan Beruang Kutub, dimakan paus Orca, dan terkena infeksi bakteri.


Jelas tidak mungkin kalau ia dijadikan lauk makanan penjual nasi sambal tempe penyet!


Semoga bangkai Sakhalin yang malang bisa beristirahat dengan tenang....